Hukrim

Kamis, 30 Juli 2020 - 14:09 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Pelaku saat ini sedang mendekam ditahanan Polsek Sampaga.

Pelaku saat ini sedang mendekam ditahanan Polsek Sampaga.

Durhaka, Remaja ini Tega Habisi Nyawa Bapak Kandungnya

MAMUJU, pojokcelebes.com | Entah apa yang merasuki otak anak ini dengan tega menghilangkan nyawa bapak kandungnya dengan menggunakan parang. Kamis ( 30/7 ) sekitar pukul 09.00 tadi pagi, dirumahnya di Dusun Rawamangun Desa Bunde Kecamatan Sampaga Kabupaten Mamuju.

Pelaku yang di ketahui berinisial AH, yang tak lain anak kandung korban atas nama Murhan ( bapak ). Diketahui korban luka parah setelah sempat dilarikan ke Puskesmas terdekat. Namun karena lukanya sangat parah nyawa korban tidak bisa terselamatkan.

Dikonfirmasi Kapolsek Sampaga, Ipda Jasman membenarkan adanya kejadian anak kandung menjadi pelaku pembunuhan terhadap bapak kandungnya tadi pagi di Desa Bunde Kecamatan Sampaga. Kata dia, untuk saat ini dalam penyelidikan Polisi di tempat kejadian, peristiwa pembunuhan itu terjadi karena pelaku diduga mengindap penyakit gangguan jiwa.

” Untu saat ini, berdasarkan keterangan keluarga pelaku yang kami tau. Bahwa pelaku ini katanya mengalami gangguan jiwa. Namun untuk mengetahui kepastiannya, Pelaku akan diperiksa kejiwaannya,” kata Jasman

Lanjut kata dia, adanya kejadian pembunuhan bapak kandung yang dilakukan anak kandungnya. Tidak berlangsung lama, polisi berhasil mengamankan pelaku dan barang buktinya berupa sebialah parang. Namun kata dia, untuk mengetahui lebih lanjut soal apa motif sesungguhnya sehingga pelaku berani mengekseskusi nyawa bapak kandungnya sendiri, hingga saat ini penyidik masih kewalahan menggali pertanyaan, karena saat ditanya jawaban pelaku tidak nyambung dengan pertanayan penyidik.

” Pelaku dan barang buktinya kami sudah amankan di Mapolsek Sampaga. Tetapi kami mengalami kendala, karena setiap kami tanya pelakunya soal alasan sampai berani menghabisi nyawa bapak kandungnya, dia hanya menjawab lain dan tidak nyambung, ” pungkas Jasman. |ZUL

Artikel ini telah dibaca 480 kali

Baca Lainnya