Hukrim

Senin, 3 Agustus 2020 - 22:29 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP. Syamsuriyansah, berhadapan dengan sejumlah wartawan melalui konfrensi persnya.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP. Syamsuriyansah, berhadapan dengan sejumlah wartawan melalui konfrensi persnya.

Mainkan Duit Perusahaan, Pegawai PT. BMB Jadi DPO Polresta Mamuju

MAMUJU,pojokcelebes.com | Seorang mantan pegawai PT. Balindo Manunggal Bersama (  BMB ), inisial MK resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polresta Mamuju dalam kasus dugaan tindak pidana penggelapan uang dalam jabatan.

Ditemui Kasat Polresta Mamuju, AKP. Syamsuriansyah, kepada pojokcelebes.com mengatakan, bahwa pegawai perusahaan inisial MK, sebelumnya menjadi terlapor oleh Egi Rafsanajani, dengan laporan polisi : Nomor : LP / B / 195 / VI / 2020 / SPKT / RESTA MAMUJU / SULBAR, TANGGAL 13 JUNI 2020.

Disebutkan tersangka MK diduga menerima penyerahan uang pelunasan Satu unit Mobil Honda BRV dari konnsumen atas nama Heriansyah dengan jumlah 104 Juta. Selanjutnya tersangka  juga menerima uang pelunasan Satu unit mobil Honda Brio dari Konsumen atas nama Sumarni dengan nilai 144 Juta 750 Ribu. Namun Kata Kasat Reskrim, uang pelunasan tersebut tidak disetor ke rekening perusahaan, malah diduga dimainkan untuk kepentingan pribadi tersangka.

” Uang setoran pelunasannya nasabah tidak disetor ke rekening perusahaan, yang ada diduga di gunakan untuk kepentingannya, ” kata Kasat Reskrim Polresta Mamuju.

Selain itu, kata mantan Kasat Reskrim yang akrab disapa Anca, tersangka juga pernah menerima uang atau biaya balik nama sebanyak 19 unit mobil dengan nilai 338 Ribu lebih. Dan anehnya dari 19 unit mobil tersebut tidak Satupun yang telah didaftarkan di Samsat untuk balik nama, hingga perusahaan mengalami kerugian sebentar 587 Juta lebih.

” Pihak perusahaan sebagai korban mengalami kerugian besar akibat ulah tersangka. Namun sayangnya, tersangka masih dalam pencarian oleh anggota Kepolisian.

” Kami sementara kejar, hingga saat ini tersangka masih belum ditemukan dan akan diterbitkan daftar pencarian orang ( DPO ). ” tegas Anca.| Adji


Artikel ini telah dibaca 477 kali

Baca Lainnya