Hukrim

Jumat, 7 Agustus 2020 - 10:36 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Otak Pelaku Kasus Penyerangan Rumah Belum Terungkap, Bestari Keluarga Masih was – was

MAMUJU, pojokcelebes.com | Sepekan sudah kejadian penyerangan rumah milik Kadis Perkebunan Abd Waris Bestari di kompleks BTN Axuri blok K nomor 3 Kota Mamuju, oleh orang tak dikenal ( OTK ). hingga saat ini pemiliknya masih merasa was – was.

Hal itu, disampaikan oleh pelapor yang tak lain adik korban, Bakri Bestari, yang menyambangi kantor Polresta Mamuju, bersama pemilik rumah Waris Bestari dengan istrinya di ruangan reskrim Polresta Mamuju. Baru – baru ini.

Kata Bakri, kedatangan ke kantor Polisi bersama pemilik rumah sebagai korban pengrusakan ini adalah hanya menanyakan sejauh mana progres pihak Polisi mengungkap kasus ini setelah Tujuh hari pasca kejadian penyerangan rumah korban. lanjut Bakri, sampai saat ini, kejadian yang menimpa rumah korban belum mengetahui apa motif sesungguhnya sehingga pihak korban atau pemilik rumah masih was – was sampai saat ini.

” Iya, pemilik rumah sampai saat ini masih was – was karena kita belum tau apa mootifnya. Seandainya ini pencurian ya tentu tidak masalah karena jelas tujuannya barang yang akan diambil dalam rumah. Tapi ini kan, pengrusakan rumah yang kami belum tau apa masalahnya, ” kata Bakri sebagai pelapor yang mewakili korban pemiilik rumah.

Bakri berharap, terhadap kasus ini Polisi bisa mengungkap siapa dalang dan motif penyerangan rumah korban. Dan barang bukti cctv serta keterangan saksi, bisa menjadi jalan penyidik untuk bisa mengungkap siapa pelakunya.

” Semoga Polisi bisa mengukap kasus ini dengan adanya barang bukti seperti CCTV dan keteragan saksi tetangga rumah,” harapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriayansah mengaku, terhadap kasus ini Respolresta Mamuju, masih tetap intens akan mengungkap siapa dalangnya. Hanya saja kata dia, penyidik masih butuh bukti yang cukup seperti hasil cctv dan keterangan lain dari saksi – saksi. Dan Kasat meminta kepada korban, untuk tidak ketakutan berlebihan karena kasus ini sudah ditangani oleh Polisi dan jika ada teror – teror segera dilaporkan kepada penyidiknya.

” Kami berharap cctv yang dijadikan barang bukti ini bisa merekam siapa pelakunya, sehingga bisa terang kasus ini. Dan kami berharap, kepada korban atau saksi, sekecil apapun jika ada bukti – bukti keterangan, bisa disampaikan atau dilaporkan kepada kami, ” tegas Kasat Reskrim Polresta Mamuju.

Seperti diketahui, perumahan milik korban Abdul Waris Bestari, diserang OTK pada, hari Jumat dini hari ( 31/7 ) dengan menggunkan bongkahan batu besar. Akibatnya jendela kaca rumah korban serta kaca mobil pecah. Hingga kini, penyebab penyerangan itu belum diketahui motif dan pelakunya. |Adji

Artikel ini telah dibaca 479 kali

Baca Lainnya