Hukrim

Jumat, 7 Agustus 2020 - 08:16 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Tiga Terdakwa Korupsi Pengadaan Babi Vonis 2 Tahun Denda 100 Juta, JPU Masih Pikir – Pikir

MAMUJU,pojokcelebes | Tiga terdakwa Korupsi bantuan dari Kementerian Sosial ( Kemensos ) Republik Indonesia tahun 2015 – 2107, yakni terdakwa Feny Binti Salmon Bongga, Masdar Bin Abdul Talib dan Fayzal Dirgantara Rajab Eka. Akhirnya masing – masing di vonis bersalah oleh majelis hakim Tipikor Mamuju pada pembacaan putusan di Pengadilan Negeri Mamuju, belum lama ini.

Pembacaan amar putusan majelis hakim yang dibacakan oleh Ketua Majelis hakim Heriyanto, SH dan didampingi Dua hakim anggota Irwan Ismail, SH, MH dan Yudi Kasih Waruwu, SH, MH. Dalam amar putusannya disebutkan, terdakwa Feny Binti Salmon Bongga, terbukti bersalah dengan pasal subsidair pasal 3 jo pasal 18 undang – undang Korupsi dengan hukuman 2 tahun penjara, uang pengganti 256 Juta dan denda 100 Juta. Terdakwa Masdar Bin Abdul Talib juga dijatuhi hukuman 2 tahun penjara, uang pengganti 208 Juta dan denda 100 Juta Sedangkan terdakwa Fayzal Dirgantara Rajab Eka, juga mendapat hukuman 2 tahun kurungan badan, denda 100 juta dan uang pengganti 452 juta.

Ditemui Kasipisdus Kejari Mamuju, Andi Taufik Ismail, SH, mengaku putusan majelis hakim Tipikor Mamuju, terhadap Tiga orang terdakwa kasus Korupsi pengadaan babi pada program Kementerian sosial, pihak dari jaksa penuntut umum ( JPU ) Kejari Mamuju, pihaknya masih menyatakan pikir – pikir.

” Kami masih pikir – pikir dengan masa waktu yang diberikan oleh majelis hakim, apakah kami banding atau tidak, ” singkat Taufik.

Seperti diketahui, Tiga terdakwa ini sebelum divonis bersalah oleh majelis hakim. Ketiga terdakwa Korupsi pengadaan babi sebelumnnya dituntut berbeda oleh JPU. Untuk terdakwa Feny Binti Salmon Bongga, dituntut pidana 3 tahun penjara, denda 50 juta dan uang pengganti 256 Juta. Terdakwa Masdar Bin Abdul Talib di tuntut 2 tahun penjara, denda 50 juta dan uang pengganti 165 Juta. Sementara terdakwa Fayzal Dirgantara Rajab Eka, mendapat tuntutan dari JPU juga 2 tahun , denda 50 juta sedangkan uang penganti 55 juta.

Sementara Dedi, SH, kuasa hukum Kedua terdakwa, Masdar Bin Abdul Talib dengan terdakwa Fayzal Dirgantara Rajab Eka. Mengaku, Kedua kliennya diakui masing – masing mendapat hukuman 2 Tahun penjara, namun uang penggantinya berbeda. Untuk itu kata Dedi, kliennya atas nama Fayzal Dirgantara Rajab Eka sudah terkonfirmasi bahwa siap menyatakan banding, sedangkan kliennya nama Masdar belum ada kabar.

” Kalau klien kami nama Fayzal Dirgantara sudah siap hari Senin besok sudah menyatakan banding dengan berbagai pertimbangan, ” jelas Dedi.

Dedi menjelaskan, salahsatu alasan terdakwa Fayzal Dirgantara Rajab Eka menyatakan banding karena dalam fakta persidangan kliennya ini tidak ditemukan adanya kerugian negara oleh saksi ahliBPK-P sebagai tim audit resmi. Selain itu kata dia, klien ini seorang penyedia barang yang hanya mendapatkan keuntungan 50 juta. Bahkan fakta ini kata dia, sebelumnnya sudah dituangkan pledoi untuk bebas namun majelis berpendapat lain.

” Seorang klien kami nama Fayzal, posisinya hanya penyedia barang ( Babi ) dalam kegiatan ini dan mendapat keuntungan hanya 50 Juta. Apalagi pemeriksaan saksi ahli kemarin menyebutkan tidak ada kerugian negara, ” jelas Dedi. |Adji

Artikel ini telah dibaca 489 kali

Baca Lainnya