Hukrim

Selasa, 18 Agustus 2020 - 14:31 WIB

7 bulan yang lalu

logo

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansah didampingi Kanit Tipikor, terlihat semringah memperlihatkan hasil audit investigasi BPKP ke sejumlah Media.

Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansah didampingi Kanit Tipikor, terlihat semringah memperlihatkan hasil audit investigasi BPKP ke sejumlah Media.

Hasil Audit Investigasi Kegiatan KPU Provinsi Sulbar 2019, Ditemukan Kerugian Negara 1, 8 Miliar

MAMUJU, pojokcelebes.com | Aroma Korupsi semakin menyengat di tubuh KPU Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), pada kegiatan belanja fasilitas kampanye calon anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) tahun 2019.

Hari ini Selasa, ( 18 / 8 ), Unit penyidik tindak pidana ( Korupsi ) Polresta Mamuju, membeberkan hasil audit investigasi BPK – P Perwakilan Sulbar, dengan menyebutkan adanya ditemukan dugaan penyimpangan hingga mengalami kerugian negara sebesar 1,8 Miliar lebih.


Kasat Reskrim Polresta Mamuju, AKP Syamsuriansah kepada sejumlah media mengatakan, setelah sekian lama menunggu penyelidikan kasus kegiatan belanja fasilitas kampanye calon anggota Dewan Perwakilan Daerah ( DPD ) pada KPU Provibnsi Sulawesi Barat ( Sulbar ) tahun 2019. Baru kali ini, penyidik resmi menerima dokumen dalam bentuk bundel yang diserahkan oleh tim BPK – P. Dalam isi dokumen itu, akan menjadi dasar bagi Polisi untuk menentukan perjalanan kasus ini, apakah layak dilanjutkan atau tidak. Namun jelas disebutkan dalam hasil audit investigasi, ada ditemukan dugaan penyimpangan hingga berujung adanya kerugian negara sebesar 1,8 Miliar lebih.

” Baru hari ini kami terima dokumen hasil audit dari BPK – P Perwakilan Sulbar, dengan jelas tertulis ada ditemukan kerugian negara sebesar 1, 8 Miliar lebih.” sebut Kasat Reskrim Polresta Mamuju.

Masih Kasat Reskrim yang akrab disapa Anca, mengaku setelah dimilikinya dokumen hasil audit investigasi, dalam waktu dekat ini akan dilakukan gelar perkara sebagai bentuk kelanjutan ketahap selanjutnya. Dan kata dia, dari hasil investigasi itu yang ditemukan ada kerugian negara namun sudah dipastikan bahwa kasus ini sudah memiliki calon tersangka.

” Kalau ada kerugian begini dengan jumlah besar, sudah pasti mi ada calon tersangka. Hanya saja kami masih menunggu hasil gelar perkara yang kami gelar dalam waktu dekat ini, Oc, ” ujar Anca yang mengakhiri wawancara singkatanya. | Adji

Artikel ini telah dibaca 509 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya