Celebes

Sabtu, 29 Agustus 2020 - 23:10 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Lambat Tertangani, Separuh Tubuh Kakek Korban Kebakaran di Mamasa Melepuh

MAMASA, pojokcelebes.com | Seorang kakek atas nama Panga ( 62 ), asal Desa Balla Tumuka, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa. Menjadi korban kebakaran dan hampir separuh tubuhnya mengalami luka bakar. Selain itu, korban semakin menderita sakit akibat lambatnya mendapat penanganan medis setempat saat kejadian.

Pantauan media ini, korban kebakaran yang terjadi Jumat malam tangga 29 Agustus 2020 sekitar pukul 21.00 Wita. Selain separuh tubuhnya melepuh dan luka, gubuk satu – satunya yang hanya berukuran kecil juga rata dengan tanah akibat amukan si jago merah.

Pantauan media ini, korban kebakaran Kakek Panga, hampir beberapa bagian badannya melepuh dan luka bakar, karena lambatnya mendapatkan pertolongan dari medis yang membuat luka korban membengkak.

Salahseorang tetangga koran Raden mengaku, melihat korban kakek Panga yang alami luka parah separuh tubuhnya akibat terbakar api. Bahkan kata dia, sempat menanyakan kondisinya dan korban mengaku lukanya diakibatkan oleh api yang melalap rumahnya Jumat malam.

”  Jumat pagi saya berangkat ke sawah. Dan pada saat saya tibah di pondok, saya mendapatkan bapak Panga dalam keadaan penuh luka bakar di sekujur tubuhnya. Kejadian kebakaran, saat itu korban sedang tidur, dan pada saat terbangun lansung melihat api dan berusaha untuk menyelamatkan diri akan tetapi pintu pondok tersebut susah untuk di buka, beruntung korban bisa selamat meskipun dia terluka,” ucapnya.

Lebih lanjut kata dia, saat melihat kejadian tersebut dirinya langsung berinisiatif untuk memanggil warga yang tidak jauh dari TKP Tersebut untuk menyampaikan bahwa korban Panga, telah mengalami kebakaran pondok dan juga menjadi korban lalapan api.

” kami bersama warga sampai di pondok saya dan lansung membawa korban menuju rumah anaknya dan rencana akan di bawa ke rumah sakit akan tetapi korban sama sekali tidak ingin di bawa ke rumah sakit tanpa alasan yang jelas,” ungkapnya.

Dokonfirmasi Kepada Kepala Desa Balla Tumuka, Deppalugang mengaku tidak mengetahui adanya kejadian kebakaran di desanya. Karena kata dia, hari Kamis dirinya berada di Mamuju mengikuti kegiatan.

” Saya baru sampai di Mamasa setelah dari Mamuju. Makanya kejadian ini lambat saya tau.” Kata Deppalugang.

Lebih lanjut kata dia, selaku pemerintah desa rencana pada hari ini Sabtu ( 29 /8 ). Pihak pemerintah akan menghubungi anaknya untuk membawa korban  ke rumah sakit.

” Rencana hari ini juga Sabtu akan saya bawa ke RS, makanya kami hubungi dulu anaknya. Sebelumnya korban ini, tinggal sendiri di pondok miliknya dan tidak mau tinggal bersama dengan anaknya dengan alasan orang tua tersebut bertani dan berkebun dan lebih nyaman tinggal di pondok – pondok miliknya yang berada di sawah.” Terangnya.

Ditemui anak kandung korban, Uli kepada media ini mengaku, bahwa pasca kejadian korban sama sekali tidak mau dibawa ke RS.

Seperti diketahui, kejadian kebakaran
terjadi pada malam Jumat sekitar jam 21:00 Wita dan saya selaku anak kandung juga merasa kaget pada saat orang tua saya di bawa oleh masyarakat datang dalam keadaan luka bakar yang sangat parah di sekujur tubuh,” Ucapnya.| Rus

Artikel ini telah dibaca 4772 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya