Pariwisata

Senin, 31 Agustus 2020 - 09:28 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Mengintip Keindahan Pantai Labuang

POLEWALI, pojokcelebes.com | Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ), memiliki banyak potensi wisata bahari yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya Pantai Labuang, terletak di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian.

Kawasan wisata Pantai Labuang berada di dekat pemukiman warga setempat. Berjarak sekira 32 kilometer dari Kecamatan Polewali, ibu kota Kabupaten Polewali Mandar. Tempat wisata ini dapat ditempuh selama 60 menit baik menggunakan roda dua maupun roda empat.

Selain menyuguhkan pemandangan hamparan pasir putih dengan laut birunya yang memanjakan mata, di pantai Labuang pengunjung dapat menyaksikan jejeran perahu milik nelayan, salah satunya perahu khas suku mandar yaitu Sandeq. Perahu ini dimanfaatkan nelayan setempat untuk mencari ikan.

Saat kondisi laut sedang bersahabat, pengunjung bisa terjun bebas ke dalam air, mandi-mandi sambil menjelajahi keindahan panorama alam bawah laut, atau sekedar mengeksplor keindahan sekitar pantai, sambil berkeliling dengan menumpangi perahu Sandeq.

Tidak jauh dari pantai ini, ada kawasan hutan mangrove bernama Gonda Mangrove Park , yang biasanya dimanfaatkan sejumlah pelajar maupun komunitas di daerah ini, untuk melakukan kegiatan edukasi terkait penyelamatan lingkungan.

Kendati belum ditunjang fasilitas mendukung yang memadai, pantai labuang bisa menjadi referensi pilihan berwisata bersama keluarga. Di Pantai Labuang, pengunjung bisa menghabiskan waktu, menikmati udara segar yang bertiup sepoi-sepoi, sembari duduk di bawah rindangnya pepohonan dan menyaksikan nyiur yang seolah melambai-lambai.

Bagi pengunjung yang hobby mengabadikan foto-foto menarik, jangan khawatir di tempat ini tersedia sejumlah spot foto menarik dan instagramable tentunya.

Salah seorang pengunjung, Witri mengaku, kawasan wisata Pantai Labuang memiliki potensi untuk mendatangkan wisatawan. Dia berharap pemerintah memberikan perhatian serius, agar keberadaan pantai wisata ini bisa semakin dikenal,

“ Menurut saya untuk tempat wisatanya sendiri masih perlu dibenahi lagi, khususnya untuk fasilitas, agar bisa makin dikenal dan mendatangkan banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara “ ucapnya kepada wartawan, Sabtu (29/08/20).

Pada kesempatan sama, Kepala Desa Laliko, Nasruddin mengaku telah menyusun rencana anggaran untuk pengembangan kawasan wisata pantai Labuang,

“ Dalam hal ini untuk pembangunan jalan dan pembangunan gazebo untuk menunjang fasilitas kepariwisataan “, ungkapnya.

Masih Nasaruddin, pihaknya telah membentuk sejumlah kelompok untuk mendukung pengembangan potensi wisata di desanya,

“ Desa Laliko memiliki garis pantai sepanjang 3,5 meter yang potensi untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata bahari” pungkasnya.

Di Desa Laliko, pengunjung juga bisa melihat dan berinteraksi langsung, dalam proses pembuatan minyak kelapa khas suku mandar, yang diolah secara tradisional para ibu rumah tangga di daerah ini, juga bisa melihat proses pembuatan kain sutra mandar.***

Artikel ini telah dibaca 443 kali

Baca Lainnya