Celebes

Selasa, 1 September 2020 - 07:34 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Cegah Oknum Mainkan DD, Adpednas Sulbar Minta Kawal Penggunaan DD

MAMUJU TENGAH, pojokcelebes.com |
Asosiasi BPD Sulawesi Barat ( Abdenas ), meminta kepada seluruh anggota BPD di Sulbar, agar kompak mengawal penggunaan dana desa ( DD ).

Seruan itu disampaikan oleh pengurus dewan daerah ( DPD ) Mustaming, bertujuan untuk menghindari adanya permainan nakal yang dilakukan oleh oknum – oknum Kades yang sengaja memainkan DD untuk sebuah kepentingannya, berdasarkan dengan aturan yang tertuang dalam permendagri Nomor 110 Tahun 2016.

Lanjut Mustaming, Tiga peran dan fungsi BPD menurut aturan yakni, penyepakatan dalam pembuatan peraturan desa ( Perdes ) bersama kepala desa. Mengawasi kinerja Kepala desa dan mengawal aspirasi rakyat.

” Jika ketiga peran dan fungsi BPD dapat berjalan dengan baik apalagi bisa dilaksanakan anggota BPD yang memiliki kompetensi dan pemahaman terhadap regulasi, percaya saja penyimpangan atau permainan nakal DD tidak akan terjadi. Dan tujuan pemerintah mensejahterakan masyarakat dengan memberikan dana desa ke desa-desa ini tersampaikan,” tegas Mustaming.

Apalagi juga ditegaskan oleh Presiden Jokowi, agar program – program pemerintah harus dipastikan bermanfaat untuk masyarakat. Dan bukan sekedar disalurkan semata – mata. Dan disini dilihat peran pengawasan BPD terhadap kinerja kepala desa sangat diperlukan.

Selain itu kata dia, Abpednas, akan terus mendorong terwujudnya kapabilitas para anggota BPD Sulbar, dengan meninkatkan kopetensi dan pemahaman terhadap regulasi. Baik melalui Abpednas sendiri maupun melalui program yang dibiayai Dinas pemberdayaan masyarakat ( PMD ) pemerintah setempat.

” Termasuk materi- materi apa yang sebetul dibutuhkan anggota BPD, dalam menjalankan pungsi itu,” jelasnya

Lanjut Mustaming, memandang sebagian anggota BPD sejauh ini belum memahami peran dan fungsinya. Karena awalnya banyak yang mengira tugas BPD sangat mudah. Padahal, jika peran dan fungsi benar – benar dilaksanakan sesuai dengan tuntutan, maka sangatlah berat.
Dilain sisi kata dia, hal yang menjadi ganjalan kinerja BPD tidak berjalan optimal.

Masih dia, akibat ketidakpedulian pemerintah desa dalam peningkatan kapasitas anggota BPD buktinya tidak disediakan anggaran yang cukup untuk lokasi bagi anggota BPD.

” dengan terbentuknya Abpednas Sulbar. Organisasi baru terbentuk ditahun ini akan mendorong agar anggota BPD bisa menjalankan fungsinya dengan optimal. Dan akan melakukan pendekatan dengan PMD Sulbar, supaya disiapkan anggaran kegiatan peningkatan kapasitas anggota BPD.” Pungaksnya. | Dji

Artikel ini telah dibaca 1989 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya