Hukrim

Kamis, 10 September 2020 - 09:51 WIB

6 bulan yang lalu

logo

Kajati Sulbar bersama Asintel, terlihat membawa sang DPO Korupsi BPD di Kejati Jateng, yang baru saja ditangkap di Magelang.

Kajati Sulbar bersama Asintel, terlihat membawa sang DPO Korupsi BPD di Kejati Jateng, yang baru saja ditangkap di Magelang.

Kejati Sulbar Kembali Gulung DPO Terpidana Korupsi 41 Miliar

MAGELANG, pojokcelebes.com | Kejati Sulawesi Barat ( Sulbar ), nampaknya tidak main – main melakukan eksekusi terhadap para tahanan narapidana Korupsi BPD, yang selama ini masih menjadi DPO. Kali ini, lagi – lagi tim Kejati Sulbar, kemarin berhasil menggulung buronan Korupsi kredit modal kerjasama kontruksi pada Bank pembangunan daerah ( BPD ) Pasangkayu tahun 2006 – 2007, yang diketahui bernama Ir.H.Rusmadi Chandra, di sebuah rumah kontrakan sang DPO di Kota Magelang Provinsi Jawa Tengah.

Menariknya penangkapan terpidana Korupsi dipimpin langsung oleh Kajati Sulbar, Johny Manurung, SH, MH didampingi Asiten Intel, Irfan D. Samosir, serta di beck up oleh tik Kejagung dan Kejati Jawa Tengah.

Kajati Sulbar, Johny Manurung kepada pojokcelebes.com mengatakan, penangkapan sang DPO Korupsi BPD yang buron selama 10 tahun itu, sebenarnya sudah lama diintai oleh Asintel Kejati Sulbar. Lanjut kata Johny, berdasarkan keterangan sang DPO Rusmadi, bahwa dirinya bersama istri berada di kota Magelang dengan kontrakan baru Enam bulan yang sebelumnnya ngontrak di kota Yogyakarta.

” Menurut pengakuannya, dia kontrak rumah di Magelang, baru 6 bulan yang sebelumnya ngontrak di kota Yogya, lalu pindah ke Magelang. Dari inforamsi yang kami terima sang DPO langsung kami tangkap di rumah kontraknnya di Magelang tanpa perlawanan, ” tegas Kajati Sulbar kepada pojokcelebes.com. Kamis ( 10/9 )

Masih dia, hari ini terpidana Korupsi yang masih dalam pengawalan rencana akan diterbangkan langusng dari Jakarta ke Sulbar.

” hari ini kami persiapkan bawa ke Sulbar, mungkin akan transit di Makassar dan langsung akan di terbangkan ke Mamuju. Setelah dilakukan proses admintarsi terhadap terpidana Korupsi ini di Kejati Sulbar, selanjutnya kami akan jebloskan ke Rutan Mamuju, “tegas Johny.

Seperti diketahui, bersama rekannya lainnya yang masih buron dengan jumlah masih Enam orang. Kelompok ini, berjamaah melakukan Korupsi pemberian fasilitas kredit dalam bentuk kredit modal kerjasama kontruksi pada Bank pembangunan daerah ( BPD ) Pasangkayu tahun 2006 – 2007 yang merugikan negara 41 Miliar. Dan perkara ini, sudah memiliki kekuatan hukum tetap ( Inkrcht ) berdasarkan putusan Mahkamah Agung ( MA ) RI dengan nomor 185 K / Pid. Sus / 2009 tanggal 10 Juni 2010.|Adji

Artikel ini telah dibaca 1834 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya