Celebes

Jumat, 11 September 2020 - 06:49 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Gedung Ponpes Assalafi di sterilkan dengan disemprot desinfektan.

Gedung Ponpes Assalafi di sterilkan dengan disemprot desinfektan.

Belasan Santriwati Positif Covid 19 : Ponpes Assalafi Disterilkan

POLMAN, pojokcelebes.com | Puluhan santriwati di pondok pesantren Assalafi Kecamatan Campalagian, diketahui terkonfirmasi positif covid 19. Untuk mencegah penularan, puluhan santriwati pun turut dikarantina disebuah ruangan yang terpisah jauh dari lokasi asrama sedangkan yang terkonfirmasi positif covid 19 sudah berada di RS Pratama Wonomulyo. Sedangakan gedung pesantren disterilkan serta disemprot disinfektan. Kamis (10/09)

Ditemui Pimpinan pondok pesantren Assalafi, kepada media ini, Busra mengatakan saat santrinya dinyatakan positif covid 19, pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas covid 19 guna membawa santri tersebut ke RS Pratama Wonomulyo.

” Setelah kami ketahui bahwa ada santri kami yang positif covid 19, kami langsung melakukan koordinasi dengan tim gugus tugas covid 19 guna memisahkan santriwati yang terkonfirmasi positif covid 19 serta membawanya ke RS Pratama Wonomulyo ” Ucapnya

Masih busra, ketika tanya soal dugaan sumber covid di pondok pesantren yang dipimpinnya, dirinya belum mampu menjelaskan lebih jauh karena saat santri akan memasuki pondok, khusus santri baru diwajibkan membawa suket bebas Covid atau hasil rapid test.

Adapun jumlah santri di pondok pesantrennya berjumlah lebih dari 1000 santri dan 60 persen diantara santri, selebihnya santriwati yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia

Ditempat terpisah, Kepala Puskesmas Campalagian, Ramlah, mengatakan saat ini jumlah pasien positif covid 19 yang berasal dari Pondok pesantren Assalafi parappe berjumlah 17 orang dan semuanya santriwati.

” Per hari ini jumlah yang terkonfirmasi Covid 19 berjumlah 17 orang dan semuanya santriwati di pondok ini. ” Ucapnya

Ia juga menambahkan saat ini santri tersebut berada di RS Pratama Wonomulyo dan kondisinya membaik sementara kontak erat pasien terkonfirmasi positif covid 19 sudah dipisahkan dari santriwati lainnya dan akan dilakukan pengambilan swab.

Namun ketika disinggung soal awal mula diketahuinya soal covid 19 di pesantren ini. Diketahui info dari dokter yang di kontrak pihak pesantren yang melaporkan adanya seorang santriwati santriwati yang memiliki gejala covid 19, ciri itu dikenali karena santri tersebut yang semula demam, namun setelah demamnya berhenti, penciuman nya bermasalah berupa tak dapat mencium bau apapun, dan oleh tim medis PKM Campalagian, santri tersebut selanjutnya di rapid test dan dilanjutkan degan swab dan hasilnya pun positif.

Lebih lanjut, guna mencegah penularan wabah covid 19 di pesantren Assalafi, seluruh wilayah pesantren di

sterilkan dan dilakukan penyemprotan desinfektan, tak tanggung – tanggung Satu unit Damkar dan puluhan penyemprot dikerahkan untuk mengsterilkan lokasi pesan yang luasnya mencapai lebih dari Tiga hektare tersebut.|Rah

Artikel ini telah dibaca 449 kali

Baca Lainnya