Hukrim

Sabtu, 19 September 2020 - 19:55 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Kuras Uang Warga Sulbar 473 Juta, Komplotan Penipu Online Diringkus di Probolinggo

MAMUJU,pojokcelebes.com | Setelah menguras uang korban atas nama Soleman ( 60 ) asal Mamuju Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), Tiga komplotan sindikat penipuan online. Baru – baru ini berhasil ditangkap oleh Tim Subdit V Cyber Crime Polda Sulbar dipersembunyiannya di Desa Asembakor Kecamatan Kraksaan Kabupaten Probolinggo dan Dusun Rabesan Desa Alas Tengah Kecamatan Besuk Kabupaten Probolinggo Provinsi Jawa Timur. ( Jatim ).

Diketahui Tiga tersangka masing – masing berinisial MM ( 32 ), ASD ( 25 ) dan AN ( 31 ), merupakan pelaku tindak pidana online yang selama ini menjadi buruan Subdit V Cyber Crime Polda Sulbar. Dimana korbannya diketahui asal Sulbar dengan kerugian sebesar 473 Juta rupiah.

Direktur Reserse Kriminal Khusus ( Krimsus ) Polda Sulbar, Kombes Pol. Agustinus Suprianto kepada pojokcelebes.com, mengaku Ketiga tersangka setelah di cokok di Probolinggo, langsung diterbangkan ke Sulbar, sehingga lambat dirilis.

” Lambat kami rilis ke kawan Media karena masih diterbangkan dari Jawa Timur ke Sulbar. Berhasil kami tangkap di salah satu desa di Probolinggo Jawa Timur pada tanggal 16 September 2020, sekitar pukul 17.45 WIB. Ketiganya menjadi pelaku tindak pidana online yang korbannya orang Sulbar yang alami kerugian 473 Juta, ” kata Agustinus kepada pojokcelebes.com

Masih Dia, adanya kasus ini berawal saat korban Soleman berkomunikasi via Facebook dengan salah satu pelaku pada hari Jum’at tanggal 3 Mei 2019. Selanjutnya, pelaku menggunakan Facebook dan sudah berteman facebook dengan korban Soleman. Dari akun facebook berlanjut pertemanan ke Whatsapp ( WA ). Akrab jadi pertemanan, pelaku lantas menawarkan simpan pinjam kredit usaha atas nama Koperasi Mitra
Mandiri. Dalam proses pertemanannya, pelaku meyakinkan korban Soleman, agar mengisi prosedur – prosedur untuk simpan pinjam tersebut. Kemudian kata dia, pelaku meminta ke korban untuk mentransfer uang sebesar 500 Ribu dengan dalih hendak dibuatkan kartu tanda anggota koperasi. Sejak itulah korban mulai rajin mentransfer uang untuk kelancaran penyaluran dana simpan pinjam kepada korban. Dan terhitung sebut dia, sejak bulan Mei 2019 hingga Januari 2020, kerugian Korban sebesar 473 Juta lebih.

” Selama bulan Mei 2019 hingga 2020, korban mentransfer ke Ketiga pelaku penipu online sudah mencapai 473 Juta.” sebutnya

Ketiga pelaku yang kini sudah dalam tahanan Polda Sulawesi Barat, dan akan dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Sementara diketahui pelaku terancam pidana Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) Undang – Undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang – Undang RI No. 11 tahun 2008 tentang ITE. | Adji

Artikel ini telah dibaca 557 kali

Baca Lainnya