Celebes

Minggu, 11 Oktober 2020 - 08:45 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Bencana Banjir dan Longsor, 3 Dusun di Mamasa Terisolir

MAMASA,pojokcelebes.com | Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda  Desa Rippung, Kecamatan Messawa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis malam (8/10) tak hanya merusak puluhan hektar persawahan milik warga tetapi juga mengakibatkan tiga dusun terisolasi.

Tiga dusun yang terisolir, hingga kini yakni Dusun Malluaya, Dusun Rattedonan, dan Dusun Talmin. Diketahui jalan menuju tiga dusun tersebut tertutup material longsoran berupa tanah liat bercampur pohon tumbang.

Selain mengakibatkan tiga dusun terisolir puluhan hektar Tanaman padi siap panen juga mengalami gagal panen karena tersapu banjir.

Ada puluhan titik longsoran menuju dusun tersebut memutus akases dan sama sekali tidak dilalui kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

Kepala Dusun Maluaya Musra, berharap agar akses jalan yang menjadi urat nadi perekonomian mereka bisa dibuka kembali lantaran mereka sangat kesulitan,keluar masuk dari tempat tinggal mereka.

“Kami berharap jalan kami yang sudah dua hari tertutup ini bisa dibantu oleh pemerintah untuk dibuka kembali, karena kami sangat kesulitan. Apalagi  jalur yang tertutup itu setiap hari di lalai masyarakat jika hendak ke pasar, sekarang tidak bisa lagi,”ungkapya  saat di temui di lokasi longsoran, Sabtu siang 10/10/2020.

Sementara itu kepala desa Rippung, Restu Handayani mengatakan, setidaknya terdapat 200 kepala keluarga di tiga dusun tersebut yang terisolasi hingga saat ini.

“Banjir dan longsor ini begitu memporak porandakan desa kami, selain puluhan hektar area persawahan rusak, 3 dusun masih terisolasi karena jalan mereka tertutup material longsoran,” ungkapnya saat ditemui di Desa Rippung.

Masih Restu menuturkan  jalan tersebut tidak bisa dilalui hingga saat ini lantaran titik longsoran terlalu banyak. Sementara warga secara bergotong royong tak mampu membersikan material longsoran karena begitu banyaknya.

“Kami berharap segera ada bantuan dari pemerintah daerah maupun Provinsi khusnya bantuan alat berat untuk membuka akses jalan di tiga dusun yang,masih terisolasi agar aktivitas warga kembali normal” Harapnya.

Semntara kepala dinas PUPR Kabupaten Mamasa Daud Tandiarruan, mengatakan bencana longsor yang ada di Desa Rippung akan segera dikordinasikan dengan pihak pimpinan dalam hal ini Bupati Mamasa.

“Semoga ada solusi segera dari pimpinan pengambil kebijakan karena
Biaya yang ada di kami saat ini lagi tidak ada terkena refokusing anggaran karena pandemi covid 19″ Tuturnya

Meski demikian pihaknya akan segera mencari solusi yang terbaik untuk penaganan bencana longsor tersebut termasuk mebuka akses jalan di tiga dusun yang terisolasi.

Salahaeorang warga Dusun Balluaya, Talmin Rantedonan mengaku, bencana banjir ini sudah Ketiga kalinya namun kali ini bencana yang paling parah karena tiga pemukiman warga langsung terisolir. Rah

Artikel ini telah dibaca 3752 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya