Celebes

Selasa, 20 Oktober 2020 - 23:47 WIB

4 bulan yang lalu

logo

Direktur penyidikan Brigjen Pol. Setyo Budiyanto, memberikan sambutan kepada para peserta kegiatan. ( foto Ati Noviati KPK )

Direktur penyidikan Brigjen Pol. Setyo Budiyanto, memberikan sambutan kepada para peserta kegiatan. ( foto Ati Noviati KPK )

Cegah Korupsi, KPK Gelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas APH

MAMUJU, pojokcelebes.com – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menggelar pelatihan bersama Peningkatan Kapasitas Aparat Penegak Hukum dalam Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi di Mamuju Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa 20 Oktober 2020.

Dalam peserta pelatihan ini, diikuti oleh aparat penegak hukum ( APH ) diantaranya Kepolisian, Kejaksaan, Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ), Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan ( BPKP ) dan hakim.

Ati Noviati dari KPK dan salahsatu koordinator kegiatan kepada pojokcelebes.com mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan rutin dari KPK yang diselenggarakan tiap tahunnya. Dan kali ini kata dia, dilaksanakan di wilayah lima yang membawahi Provinsi Jawa Barat, Riau, Bengkulu termasuk Provinsi Sulbar. Dan kegiatan ini dalam rangka penguatan dan sinergitas APH dalam memberantas Korupsi.

” Kegiatan ini merupakan agenda memang KPK yang di program tiap tahunnya dalam rangka penguatan dan sinergitas antara APH diantaranya yang hadir sekarang ini adalah Kepolisian, Kejaksaan, hakim dan auditor dari BPK dan BPKP.” kata Noviati saat ditemui disalah satu Hotel di ibu kota Sulbar. Selasa ( 20/10 )

Lanjut Noviati, adapun beberapa materi yang akan diterima oleh peserta adalah materi sesuai yang dibutuhkan seperti penanganan tindak pidana pencucian uang ( TPPU ) atau money laundry, pelacakan aset. lacak aset ini kata dia, menyidik satu perkara tidak melulu hukum badan namun yang diutamakan bagaimana cara bisa menyelamatkan uang pengganti atau kerugian negara. Selain kata dia, penanganan masalah pengadaan barang dan jasa dalam keadaan darurat seperti di masa pandemi Covid – 19.

” Jadi rekan – rekan APH dalam pelatihan ini, materi yang diterima sesuai dengan permintaan. Seperti persoalan money laundry atau TPPU, lacak aset. Serta pengadaan barang dan jasa yang seperti yang terjadi saat ini masa pandemi. Pengadaan barang dan jasa dalam keadaan darurat seperti saat ini Covid, contohnya yang sedang trend adalah refocusing dana yang terjadi di setiap daerah, ini kami hadirkan ahli terkait pengadaan barang dan jasa bagaimana proses yang benar penganggaranya, ” jelas Novianti 

Dia berharap, dengan adanya kegiatan ini selama tiga hari, berharap agar APH terjalin sinergitas dan memiliki pola pikir yang sama dalam memberantas korupsi.

” Harus sinegritas terjalin yang harus difokuskan oleh rekan – rekan APH, uaditor termasuk hakim. Dan mempunyai pola pikiran yang sama dalam pemeberatasan korupsi. Yang perlu dipahamai pemberatasan Korupsi ada Dua yakni pencegahan dan penindakan tetapi tidak melulu penindakan tetapi dalam hal pencegahan juga, ” pungkas Novianti.

Seperti diketahui, pelatihan bersama KPK ini digelar selama lima hari pada 20 – 21 – 22 Oktober 2020. Tujuannya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penegak hukum dalam menangani perkara tindak pidana korupsi. Peningkatan yang ingin dicapai adalah keseluruhan proses, mulai penyelidikan, penyidikan, hingga penuntutan.|Dji

Artikel ini telah dibaca 534 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya