Hukrim

Selasa, 17 November 2020 - 20:25 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Foto : Parni dan Juanda.

Foto : Parni dan Juanda.

Usai Diperiksa Penyidik KPK, ini Kata Anggota DPRD Polman

POLMAN, pojokcelebes.com | Penyidik KPK RI yang sudah dua hari di Kabupaten Polman, guna melakukan pemeriksaan terhadap pejabat DPRD, baik yang aktif maupun sudah tidak terpilih.

Di hari kedua pemeriksaan, meskipun sangat tertutup dan dijaga ketat Polisi. Namun, dari belasan nama yang berhasil dimintai keterangan oleh penyidik KPK, diketahui hanya dua orang anggota dewan bisa memberikan keterangan kepada wartawan yang sudah lama menunggu sejak pagi hingga sore hari, sedangkan dewan yang lainnya lebih memilih tutup mulut.  

Seperti Juanda, salah seorang mantan anggota DPRD Polman periode 2014 – 2019, terlihat kooperatif kepada media karena bisa menjawab beberapa pertanyaan yang dilayankan. Dihadapan sejumlah wartawan, Juanda mengaku menghadiri undangan dalam bentuk panggilan KPK pada hari ini, terkait Laporan pertanggung jawaban ( LPJ ) pengesahan APBD 2016 – 2017 dan menurutnya hal tersebut sesuatu hal yang wajar. 

” Yah, hari ini saya dimintai keterangan terkait pengesahan APBD tahun 2016 – 2017 dan pengesahan tersebut sudah sesuai mekanisme yang ada,” Ucap Juanda. 

Selain dimintai keterangan soal LPJ pengesahan APBD Tahun 2016 – 2017, lanjut Juanda, pihak KPK juga meminta rekening koran tahun 2016 – 2017 dan ia sudah menyerahkannya ke KPK. 

Ditempat yang sama, Suparni dari partai PKS, membenarkan pemanggilan KPK terkait laporan pertanggungjawaban tahun 2016-2017.

” Ia, saya dipanggil oleh KPK terkait LPJ APBD 2016 – 2017, ” Ucapnya

Lebih lanjut kata dia, selain dimintai keterangan terkait LPJ 2016 – 2017, pihak KPK juga meminta kelengkapan berkas yakni SK, pengesahan anggaran 2016 – 2017 dan rekening koran tahun 2016 – 2017 semua bank.|RAH

Artikel ini telah dibaca 693 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya