Advertorial

Kamis, 19 November 2020 - 23:36 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Putus Mata Rantai Covid – 19, KPU Mamuju Tetap Kedepankan Protokol Kesehatan

MAMUJU, pojokcelebes.com | Ragam imbauan dan kebijakan pemerintah dalam memutus rantai penyebaran virus corona di Tanah Air sangat berimbas pada upaya sosialisasi pelaksanaan Pilkada serentak yang dilakukan KPU. kalau sebelumnnya sejumlah kegiatan sosialisasi terpaksa harus ditunda pelaksanaannya demi meminimalisir kemungkinan terburuk akibat pandemi virus yang menyerang saluran pernapasan itu.

Komisioner KPU Mamuju, Ahmad Amran Nur menyebut, pandemi virus corona memang bikin sebagian besar strategi sosialisasi pelaksanaan Pilkada tak bisa dimaksimalkan. Meski begitu, adalah hal yang keliru jika penyebaran virus corona ini dijadikan alasan untuk berlaku pasif.

“Sebelumnnya Kami tetap memaksimalkan sosialisasi pelaksanaan Pilkada. Tentu dengan menggunakan metode yang lain. Misalnya dengan secara aktif memainkan isu-isu sosialisasi di media sosial,” papar Amran

Menggenjot kreativitas di masa serba terbatas seperti sekarang ini, kata Amran, adalah hal yang mutlak harus dilakukan. Koordinator divisi Sosialisasi, Parmas dan SDM ini menyebut, penggunaan teknologi informasi adalah salah satu metode paling ampuh dalam mensosialisasikan Pilkada serentak utamanya dalam kondisi saat ini.

“Kami pun sering melakukan pertemuan secara virtual, menggunakan aplikasi. Jadi, ide-ide kreatif dalam upaya sosialisasi pelaksanaan Pilkada itu tetap bisa kita lakukan,” begitu kata Ahmad Amran Nur.

Terpisah, Ketua KPU RI, Arief Budiman meminta divisi sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat se-Indonesia kreatif di masa pandemi virus corona. Dikutip dari www.kpu.go.id, Arief mengatakan, kreativitas dan model sosialisasi inovatif dengan menggunakan teknologi informasi wajib untuk terus digalakkan.

Menurut Arief, dibutuhkan ide-ide yang baik dalam menjalankan metode sosialisasi, pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dengan tetap bekerja sama dengan berbagai lembaga. Meski anggaran tahun ini sangat terbatas (karena dikurangi untuk penanganan covid-19), namun dia meminta tidak boleh mengurangi kreativitas dari kegiatan yang dijalankan. (*)

Artikel ini telah dibaca 1708 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya