Celebes

Jumat, 20 November 2020 - 09:30 WIB

4 bulan yang lalu

logo

RSUD Kabupaten Mamuju Tengah.( Indra / Foto )

RSUD Kabupaten Mamuju Tengah.( Indra / Foto )

Mahasiswa Kecewa, RS Mamuju Tengah Tak Lagi Layani Rapid Test Mandiri

MAMUJU, pojokcelebes.com | Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Mamuju Tengah ( Mateng ), dipastikan tidak lagi melayani melayani permintaan test diagnostik cepat ( Rapid Test ) mandiri untuk Mahasiswa.

Kalau sebelumnya, mahasiswa disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten ( Pemkab ) Mamuju Tengah dan bisa melakukan Rapid Test mandiri hanya dengan biaya hanya Rp. 32 Ribu. Namun, kini pihak RS tak lagi melayani dan mengarahkan untuk melakukan Rapid mandiri di Klinik setempat. 

Salah satu Staf RSUD Mamuju Tengah mengatakan, pihak RS tak lagi melayani permintaan tersebut karena jumlah alat Rapid Test yang ada saat ini sangat terbatas.

“Kebijakan tak lagi layani Rapid untuk mahasiswa sudah berlaku sejak beberapa Minggu terakhir, karena jumlah alat test nya saat ini terbatas. Teman – teman mahasiswa bisa melakukan Rapid di Klinik dan nanti pihak RS akan mengeluarkan surat keterangan,” kata salah seorang Staf RSUD Mamuju Tengah, Jum’at (20/11/2020).

Ditanyakan mengenai surat edaran resmi kebijakan tersebut, Staf RSUD Mamuju Tengah mengaku, kebijakan ini disampaikan langsung secara lisan oleh Direktur RS kepada para staf yang bertugas menerima pasien.

Sementara itu, saat ingin melakukan konfirmasi ke Direktur RSUD Mamuju Tengah, dr. Patunrengi, diketahui sedang tidak berada ditempat sehingga media ini belum mendapatkan konfirmasi lebih lanjut dari pihak RS.

Menanggapi hal tersebut, Iis Sugiarti, salah satu Mahasiswa Universitas Tadulako ( Untad ) Palu, Sulawesi Tengah, mengaku sangat kecewa atas kebijakan pihak RS tersebut.

“Selama ini, subsidi Rapid Test untuk kalangan mahasiswa sangat membantu. Kami membutuhkannya sebagai salah satu syarat menuju daerah kami menuntut ilmu. Contohnya saya yang menempuh pendidikan di Palu ( Sulteng ). Rapid Test jadi syarat mutlak bisa masuk kesana. Kalau begini beban kami jadi bertambah, di tengah perekonomian yang memang lagi ekonomi sulit,” ujarnya.

Ia pun berharap, kedepannya Pemkab Mamuju Tengah bisa kembali tergerak untuk mensubsidikan biaya Rapid Test mandiri untuk mahasiswa yang akan melakukan perjalanan ke tempat ia menuntut ilmu.| Tim

Artikel ini telah dibaca 2503 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya