Hukrim

Sabtu, 21 November 2020 - 18:12 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Tertipu dari Oknum Kontraktor Nakal, Puskesmas Lekong Orobua, Terancam Dibongkar Paksa Supplier

MAMASA, pojokcelebes.com |  Bangun Puskesmas Lekong Orobua yang ada di Kecamatan Sesenapadang Kabupaten Mamasa, terancam dibongkar oleh pihak supplier. Pasalnya salah satu oknum rekanan merugi akibat ulah kontraktor nakal yang tidak bersedia membayar sisa pengambilan sejumlah bahan bangunan terbilang 171 Juta.

Burhan, Pemilik toko Sinar Bangunan Mamasa, sebagai supplier pada proyek pembangunan mengaku merasa tertipu oleh oknum kontraktor yang mengerjakan proyek bangunan Puskesmas Lekong. Karena kata dia, sejumlah bahan bangunan yang dipakai proyek Puskesmas Lekong adalah barang dari Toko Sinar Bangunan Mamasa.  Persoalan hutang bahan bangunan, kata dia, sudah pernah digiring kerana hukum Minggu lalu, namun  hingga kini pihak dari kontraktor tidak punya niat untuk menyelesaikan sisa hutangnya.

“ Pernah mi dilapor ke Polisi dan sudah mi di BAP, dan ada kesepakatan bahwa dia akan membayar namun sampai saat ini dia menghilang entah kemana. “ kata Burhan

Lanjut Burhan, adanya laporannya ke pihak Polisi setempat yang hingga kini tidak jelas hasilnya, sehingga merasa kecewa dengan alasan tidak ada penekanan terhadap terlapor oleh Polisi yang menangnai kasus ini. Sehingga dalam waktu dekat ini, bahan bangunan yang dihutang kan oleh pihak rekanan untuk proyek Puskesmas rencana akan mengambil kembali.

“ Saya termasuk kecewa dengan pihak Polisi, karena laporan kami terkesan terabaikan, seharusnya ada penekanan terhadap terlapor. Jadi saya harus mengambil langkah tegas dalam waktu dekat ini, semua bahan – bahan bangunan yang melengket di bangunan Puskesmas, kami akan bongkar kembali, “ tegasnya.                   

Selain itu lanjut Burhan, diketahui pada pencairan 95 persen. Diduga ada permainan nakal yang dilakukan oleh oknum rekanan dengan memalsukan tanda tangan pihak Pokja diantaranya, KPA, PPK, panitia penerima dan keuangan pada proyek pembangunan Puskesmas lekong Orobua. Dan berharap pihak penegak hukum bisa melakukan idik soal pemalsuan tanda tangan.

“ Coba bayangkan disini sudah ada pelanggaran berat yang dilakukan oleh oknum kontraktor yang berani memalsukan tanda tangan panitia. seperti KPA, PPK dan keuangan, itu dilakukan untuk memudahkan pencarian terakhir. Kenapa poalisi tidak ditindak ini, “ tegas Burhan kepada redaksi pojokcelebes.com 

Dikonfirmasi kepada kuasa pengguna anggaran ( KPA ) pada proyek pembangunan Puskesmas Lekong Orobua , Hajai S. Tanga mengaku, tidak tau menau soal adanya persoalan antara supplier dengan pihak rekanan. Karena kata dia, pembayarannya sudah lunas itu artinya pemerintah tidak lagi berhutang pada kontraktor.

Saat ditanya ancaman pemilik bahan bangunan yang rencananya akan membongkar paksa bahan bangunan yang menempel di bangunan Puskesmas baru itu. Hajai mengaku jika itu dibongkar pasti masyarakat yang rugi karena bangunan tersebut tempat pelayanan umum.

“ ya kalau dibongkar pasti yang rugi masyarakat, jangan sampailah. Seharusnya pihak kontraktor yang harus cepat melunasi jika masih menunggak, karena pencairannya dari kami sudah selesai dan sudah 100 persen, “ pungkasnya yang diakui pencairan ada oknum yang memalsukan tanda tangannya. |007        

Artikel ini telah dibaca 4512 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya