Nasional

Kamis, 10 Desember 2020 - 15:43 WIB

3 bulan yang lalu

logo

Seorang ibu yang baru saja pulang dari TKW Dubai, langsung di jemput tim Intelijen Kejati Sulbar.

Seorang ibu yang baru saja pulang dari TKW Dubai, langsung di jemput tim Intelijen Kejati Sulbar.

Baru Pulang Jadi TKW, Wanita Ini Dijemput Intelijen Kejati Sulbar

POLMAN,pojokcelebes.com – Tim intelejen Kejaksaana Tinggi ( Kejati ) Provinsi Sulawesi Barat ( Sulbar ), terus mengejar sejumlah buronan yang masuk dalam daftar pencarian orang. Hari ini, Kamis ( 10/12 ), kembal lagi menangkap seorang DPO kasus Korupsi simpan pinjam atas nama Jumiati Binti Tandi, yang baru saja pulang jadi TKW di kota Dubai

Kajati Sulbar melalui Penkum Amiruddin, mengaku penangkapan DPO Jumiati yang buron selama 7 tahun, dilakukan di rumahnya sendiri di Desa Sidodadi Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar ( Polman ). Terpidana saat sementara tidur langsung tim Intelijen Kejati menjemputnya tanpa ada perlawanan.

“ Jumiati adalah terpidana kasus korupsi dana simpan pinjam, dia ditangkap sedang saat dia istirahat di rumahnya di Sidodadi Kecamatan Wonomulyo, dan  tersangka menghilang selama 7 tahun karena dia selama ini jadi TKW di kota Dubai jadi tenaga kerja.” kata Amiruddin kepada pojokcelebes.com

Dia menyebutkan, Kejati Sulbar dalam kurung 3 bulan diketahui, sudah mengamankan 10 orang DPO. Dan akhir bulan Desember 2020 ini, hari ini Kamis,  kembali mengamankan satu orang lagi atas nama Jumiati. Sehingga jumlah DPO yang telah diamankan sudah 11 orang

“ Sudah 10 orang DPO sudah kami sikat dan barusan ditambah lagi 1 orang lagi kami tangkap di Polman, dan total kami sudah amankan sudah 11 orang DPO untuk tahun 2020,  “ sebutnya.

Informasi yang diterima media ini, bahwa terpidana Jamila, kepulangan terpidana ke Indonesia kemudian rupanya terpantau oleh tim intel Kejati Sulbar dan Kejari Polman melalui akun sosmed ( Facebook ). Terpidana atas nama Jamila, kemudian diikuti secara diam diam hingga akhirnya dipastikan terpidana berada di Wonomulyo Kabupaten Polman.

“ penangkapan ini ditangkap oleh tim eksekutor Kejari Polman di bawah pengamanan tim Intel kejati Sulbar, yang dipimpin langsung oleh asisten Intelijen Irvan Paham Samosir, “ pungkasnya.

Penangkapan berjalan lancar dan tanpa perlawanan dari pihak terpidana dan saat ini terpidana langsung dibawah ke Kejari Polman untuk menjalani rapid test sebelum di eksekusi di Lapas Polman berdasarkan Putusan Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Mamuju No. 11/Pid.Sus/TPK/2017/PN.Mam tanggal 19 Juni 2017 dengan Amar Putusan:

1. Pidana penjara selama 1 Tahun dan 8 bulan dgn denda Rp.150.000.000 subsider 2 bulan kurungan

2. Membayar uang pengganti sebesar Rp. 88.865.467 Subsidair 5 bulan kurungan. |Dji

Artikel ini telah dibaca 8054 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya