Celebes

Jumat, 1 Januari 2021 - 12:14 WIB

2 bulan yang lalu

logo

salahsatu foto yang beredar di group, memeperlihatkan ada acara di istana gubernur Sulbar.

salahsatu foto yang beredar di group, memeperlihatkan ada acara di istana gubernur Sulbar.

Rayakan Malam Tahun Baru Masyarakat Kecil Dibubarkan, Acara Pelepasan Tahun di Istana Gubernur Sulbar Aman

MATENG, pojokcelebes.com | Disaat petugas gabungan, Polri, TNI dan Satpol PP, menegakkan disiplin Protokol kesehatan ( Prokes ) Covid – 19, terhadap semua masyarakat di Sulawesi Barat ( Sulbar ), pada perayaan malam Natal dan tahun baru 2021.

Namun yang terjadi di istana Gubernur Sulawesi Barat, dikabarkan dilaksanakan sebuah acara penyambutan tahun baru 2021 dirangkaikan dengan acara pelepasan Tiga pejabat purna bhakti yang dihadiri beberapa tamu undangan. Jelas, hal ini menyalahi aturan Prokes Covid – 19. 

Informasi yang diterima media ini, beberapa foto selfie gubernur Sulbar bersama bagian staf protokoler beredar dan beberapa tamu undangan sedang asyik foto selfie diatas panggung. Dan kemungkinan foto tersebut, diambil saat sudah masuk detik – detik pergantian tahun 2020 dan memasuki tahun baru 2021 sekitar pukul 12.00 Wita.

Sontak foto yang beredar di group Covid – 19, menjadi pertanyaan nyeleneh oleh beberapa kalangan wartawan soal keberadaan acara tersebut yang tidak dibubarkan oleh petugas tim gabungan semalam.

“  Masa pemprov mang acara tadi malam, tidak dibubarkan ?” celetuk salah seorang wartawan dalam group Covid – 19.

Bahkan dalam cuitannya, menyebutkan di masa pandemi ini dilarang buat acara atau kumpul – kumpul berdasarkan dengan Instruksi Presiden ( Inpres ) nomor 6 tahun 2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakkan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid – 19.

“ Ada panggung lagi, saya kira tidak boleh buat acara ?” tanyanya sambil tersenyum.

Dikonfirmasi kepada Kadis Kominfo Provinsi Sulawesi Barat, Safaruddin membenarkan memang ada acara, namun dirinya tidak mengikutinya dengan alasan menghindari tempat keramaian.

“ saya tidak boleh komentar banyak dinda karena saya tidak ada disana. Dan memang saya hindari kerumunan, dan ini sangat disayangkan terjadi, “ ujar Safarufdin dengan singkat kepada wartawan media ini.    

Seperti diketahui, semalam sekitar pukul 20.00 Wita, petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI dan Satpol PP, kompak melakukan razia di sejumlah titik dalam kota Mamuju. Petugas gabungan ini membubarkan jika ada masyarakat yang sedang kumpul di tempat keramaian. Terbukti, yang menjadi langganan tempat keramaian di anjungan langsung dibubarkan. Terlihat pengunjung diperkenankan pulang ke rumah dan semua lapak – lapak pedagang kecil disarankan ditutup sesuai dengan jadwal yang diberikan. |Indigo21

Artikel ini telah dibaca 122 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya