Celebes

Kamis, 21 Januari 2021 - 14:29 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Seorang ibu hamil harus dievakuasi ke RS Bhayangkara karena masih alami trauma.

Seorang ibu hamil harus dievakuasi ke RS Bhayangkara karena masih alami trauma.

Seorang Ibumil Alami Trauma, Biddokkes Polda Sulbar berhasil Evakuasi Ditenda Pengungsian

Mamuju, pojokcelebes.com –  Seorang ibu hamil ( Ibumil ) 3 bulan yang bertahan di tenda pengungsian dan mengalami penurunan kesehatan akibat gempa. Harus dipaksa dievakuasi oleh tim Biddokkes Polda Sulbar.

Pengungsi dengan kondisi hamil 3 bulan diketahui bernama Rosmawati, asal Dusun Popanga Desa Botteng Utara Kecamatan Simboro Kabupaten Mamuju, sudah tiga hari tga malam bertahan di pengungsian bersama suami dan Kelima anaknya.

“ Saya bertahan di pengungsian selama tiga hari tiga malam sebelum istri saya dievakuasi oleh medis dari Polda. Kondisinya sangat lemah dan trauma habis ditimpa dinding rumah. Dan alhamdulillah kami selamat semua pak, “ kata Yusman yang setia mendampingi istri yang masih dalam perawatan Medis RS Bhayangkara Polda Mamuju.

Cerita Yusman saat terjadi gempa bumi dengan kekuatan 6,2 magnitudo, dalam kondisi di goyang hebat dinding rumahnya ambruk, bahkan anaknya ada yang tertimpa reruntuhan 2 orang namun Keduanya berhasil dievakuasi keluar, sedangkan anaknya yang lain bisa berhasil berlarian keluar, bahkan ibu hamil alami tertimpa dinding rumah yang menyebabkan luka dibagian kepala.

“ Istri saya kena timpaan batu dinding rumah saya yang akhirnya luka dan berdarah, sementara Enam anak saya semuanya berhasil saya evakuasi di tenda pengungsian. “ tutur Yusman, yang mengaku berlari ke tenda pengungsian yang jaraknya sekitar 200 meter saat terjadi gempa.

Ditemui Kabidokkes polda Sulbar Kombes Pol. Asmarahadi, mengaku ibu hamil tersebut sudah berada di RS Bhayangkara Mamuju. Pasien ibu hamil tersebut, bertahan beberapa hari di tenda pengungsian saat terjadi gempa bumi 6,2 Magnitudo. Selama di tenda pengungsian pasien ibu hamil dinyatakan masih trauma kapitis yang dialami akibat gempa. Dan ini salah satu pemicu penurunan kondisi kesehatan.

Menurut dia, bahwa Trauma kapitis atau cedera kepala disebabkan karena benturan benda tumpul hal tersebut menyebabkan kerusakan mendadak pada otak. Kondisi ini juga dikenal sebagai cedera otak. Kecelakaan motor maupun mobil, bisa membuat korbannya mengalami post – traumatic stress disorder ( PTSD ), yang berujung pada trauma kapitis.Aji

Artikel ini telah dibaca 1243 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya