Celebes

Jumat, 29 Januari 2021 - 10:49 WIB

1 bulan yang lalu

logo

Tapaki Posko Pengungsi Hingga di Ujung Desa, Tim Kejati Sulbar Terus Berbagi

MAMUJU,pojokcelebes.com | Tim Kejaksaan Tinggi ( Kejati ) Sulawesi Barat, terus menabur kebaikan di tengah masyarakat dengan berbagai bantuan kepada pengungsi gempa.

Hari Kamis kemarin, 28 Januari 2021, tim Kejati Sulbar, kembali mengunjungi posko – posko yang jauh, bahkan tim Kejati Sulbar, rela menapaki perbukitan yang disana banyak posko pengungsi gempa.

Masih dibawa komando Kajati Sulbar, Johny Manurung, bersama pejabat utama Aspidsus Feri Mupahir, Asintel Irvan Paham Samosir dan para koordinator Kejati Sulbar.

Kajati Sulbar dan Tim Peduli Gempa Kejati Sulbar beberapa kali mendatangi tenda Ibu Sabriah, seorang ibu yang melahirkan bayi laki-laki di tenda darurat pada Jumat, 22 Januari lalu. Kajati Sulbar kembali menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada ibu Sabriah yang berasal dari Ibu Erni Kecin, Kisaran, Asahan.

Kemudian Tim Peduli Gempa Kejati Sulbar melanjutkan perjalanan ke Desa Sese, Kecamatan Simboro dan Desa Ta’an, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju untuk menyalurkan bantuan yang berasal Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan Yayasan Sosial Lindu Aji Semarang, Jawa Tengah. Setelah menyalurkan bantuan di Desa Sese, proses perjalanan menuju desa Ta’an sempat terkendala akibat longsor di daerah Takandean. Namun berhasil dilalui dengan lancar sampai desa Ta’an.

Sampai di desa Ta’an warga sangat antusias menyambut kedatangan Tim Peduli Gempa Kejati Sulbar, walaupun dengan keadaan hujan, namun tidak menyurutkan semangat Tim dalam menyalurkan bantuan kepada para Korban terdampak gempa Mamuju- Majene.

Disamping itu, operasional kantor Kejati Sulbar dan kegiatan pelayanan masyarakat tetap berjalan. Sejak Senin, 25 Januari 2021 kantor Kejati Sulbar sudah kembali berkantor walaupun dengan peralatan seadanya dan menggunakan tempat atau ruangan yang dinilai aman untuk beraktifitas.| Aji

Artikel ini telah dibaca 1701 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya