Advertorial

Jumat, 12 Februari 2021 - 07:22 WIB

3 minggu yang lalu

logo

Tanggap Darurat Bencana Dicabut, PMI Terus Berikan Bantuan

Pojokcelebes.com | Palang Merah Indonesia ( PMI ) masih akan terus beroperasi dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak gempa di Mamuju dan Majene. Meskipun pemerintah telah mencabut tanggap darurat bencana.

Ketua PMI Provinsi Sulawesi Barat,  Enny Anggraeny Anwar, mengatakan, Meskipun pemerintahan provinsi Sulawesi Barat telah mencabut masa tanggap darurat bencana (TDB) gempa, PMI masih akan terus beroperasi dan memberikan bantuan serta pelayanan kepada para penyintas hingga bulan Mei 2021 mendatang.

“Kepada para penyintas atau korban terdampak yang saat ini mengungsi tidak perlu khawatir karena PMI masih ada di sini untuk memberikan berbagai bantuan dan pelayanan kepada kita sekalian hingga pada bulan Mei mendatang” kata Enny sapaan akrabnya, saat meninjau kemp pengungsian terpadu PMI di Desa Botteng, Kamis (11/2/21) 

Enny menambahkan, operasi kemanusiaan yang dilakukan PMI  mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, khususnya Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) sehingga pihaknya akan terus menyalurkan berbagai bantuan yang dibutuhkan oleh para pengungsi.

Berbeda dengan yang lainnya, bantuan yang disalurkan PMI tidak hanya sebatas kebutuhan pokok masyarakat seperti sembako saja, akan tetapi ada juga berbagai jenis bantuan lainnya seperti yang didistribusikan pada Kamis, (11/2) ini, PMI menyalurkan paket bantuan berupaya family, baby dan hygiene kit untuk ratusan kepala keluarga yang terdampak bencana di Desa Botteng. Ini sebagai bentuk kepedulian PMI yang akan terus hadir di tengah para penyintas untuk meringankan penderitaannya.

Hingga saat ini PMI masih terus memberikan berbagai pelayanan kepada para penyintas seperti layanan kesehatan, program dukungan psikososial, penyaluran air bersih, hingga pelayanan pemulihan hubungan keluarga. Selain itu, PMI juga menyediakan layanan hotline via telpon dan whatsapp bagi masyarakat yang ingin bertanya mengenai pelayanan yang ada di PMI atau linformasi seputar gempa Sulbar dengan menghubungi di nomor 0853-1545-9537.

“Masih banyak bantuan yang akan diberikan PMI untuk warga yang terdampak bencana gempa bumi ini, maka dari itu masyarakat diimbau untuk tetap bersabar karena PMI masih ada dan jangan sungkan untuk menghubungi relawan kami jika membutuhkan sesuatu,” tambahnya.

Enny yang juga menjabat sebagai Wakil Gubernur Sulbar mengatakan, ke depannya PMI bekerjasama dengan pemerintah untuk memberikan bantuan perbaikan rumah, namun pihaknya mengimbau kepada warga yang terdampak untuk jujur saat dilakukan pendataan oleh petugas.    

Di sisi lain, ia mengimbau kepada penyintas, meskipun saat ini kondiisinya masih memprihatinkan dan tinggal di tenda pengungsian dengan aktivitas yang terbatas, tetapi pengungsi harus tetap menjaga kebersihan dan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 seperti selalu menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun secara rutin dan selalu menjaga jarak. 

“Jangan sampai selamat dari bencana gempa bumi, tetapi menjadi korban penyebaran COVID-19. Apalagi seperti diketahui, pengungsian merupakan lokasi yang paling sangat rawan terhadap  penyebaran virus mematikan ini,” katanya./ Aji

Artikel ini telah dibaca 1857 kali

#WARTA FOTO
FOTO IRIGASI TOMMO
Baca Lainnya